Kamis, 09 Agustus 2012

Pengukuran Waktu Kerja


Waktu Baku adalah usaha untuk menentukkan lama kerja yang dibutuhkan seorang operator (terlatih dan “qualified”) dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang spesifik pada tingkat kecepatan kerja normal dalam lingkungan kerja yang terbaik pada saat itu.


JENIS PENGUKURAN WAKTU
Secara Langsung
  • Pengukuran Jam Henti (Stopwatch Time Study) 
  • Sampling Kerja (Work Sampling)
Secara Tidak Langsung
  • Data Waktu Baku (Standard Data) 
  • Data Waktu Gerakan (Predetermined Time System)

Pengukuran waktu yang dilakukan terhadap beberapa alternatif sistem kerja, maka yang terbaik dilihat dari waktu penyelesaian tersingkat. Pengukuran waktu juga ditujukan untuk mendapatkan waktu baku penyelesaian pekerjaan, yaitu waktu yang dibutuhkan secara wajar, normal, dan terbaik.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PENGUKURAN KERJA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG
Pengukuran Langsung
Kelebihannya:
  1. Praktis, mencatat waktu saja tanpa harus menguraikan pekerjaan kedalam elemen-elemen pekerjaannya.
Kekurangannya:
  1. Dibutuhkan waktu lebih lama untuk memperoleh data waktu yang banyak. Tujuannya: hasil pengukuran yang teliti dan akurat. 
  2. Biaya lebih mahal karena harus pergi ketempat dimana pekerjaan pengukuran kerja berlangsung.

Pengukuran Tidak Langsung
Kelebihannya:
  1. Waktu relatif singkat, hanya mencatat elemen-elemen gerakan pekerjaan satu kali saja. 
  2. Pedetermined, kemampuan memprediksi waktu penyelesaian pekerjaan sebelum pekerjaan tersebut dikerjakan. 
  3. Biaya lebih murah.
Kekurangannya:
  1. Belum ada data waktu gerakan berupa tabel-tabel waktu gerakan yang menyeluruh dan rinci. 
  2. Tabel yang digunakan adalah untuk orang Eropa tidak cocok untuk orang indonesia. 
  3. Dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk seorang pengamat pekerjaan karena akan berpengaruh terhadap hasil perhitungan. 
  4. Data waktu gerakan harus disesuaikan dengan kondisi pekerjaan, misalnya: elemen pekerjaan kantor tidak sama dengan elemen pekerjaan pabrik.

LANGKAH-LANGKAH SEBELUM PENGUKURAN
Menetapkan Tujuan Pengukuran
  • Untuk Apa ? 
  • Berapa tingkat ketelitian dan tingkat keyakinan yang diinginkan ?
Melakukan Penelitian Pendahuluan
  • Mempelajari kondisi kerja dan cara kerja sehingga diperoleh usaha perbaikan ? 
  • Membakukan secara tertulis sistem kerja yang telah dianggap baik ! 
  • Operator perlu pegangan baku !
Memilih Operator
  • Memilih operator dengan kemampuan normal dan dapat bekerja sama dan wajar !
Melatih Operator
  • Kurva Belajar (Learning Curve)
Menguraikan Pekerjaan Atas Elemen-Elemen Pekerjaan
  • Elemen-elemen kerja dibuat sedetail dan sependek mungkin tapi masih mudah untuk diukur waktunya dengan teliti.
Menyiapkan Alat-Alat Pengukuran
  • Stopwatch 
  • Papan 
  • Lembar Pengamatan 
  • Kalkulator 
  • Alat Tulis
Melakukan Pengukuran Waktu
Ada tiga metoda yang umum digunakan untuk mengukur elemen-elemen kerja dengan stopwatch, yaitu:
  • Continous Timing. 
  • Repetitive Timing/Snap-Back Method. 
  • Accumulative Timing; menggunakan dua metoda atau lebih stopwatch yang bekerja bergantian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar