Jumat, 27 Juli 2012

Rolling Mill Machine

A.  Pengertian Rolling Mill Machine
Rolling merupakan suatu proses deformasi dimana ketebalan dari benda kerja direduksi menggunakan daya tekan dan mnggunakan dua buah roll atau lebih.Roll brputar untuk menarik dan menekan secara silmultan benda kerja yang berada diantaranya.





Pada prosess pengerolan, benda dikenai tegangan kompresi yang tinggi yang berasal darai gerakan jepit roll dan tegangan geser-gesek permukaan sebagai akibat gesekan antara roll dan logam. Selama proses roll, tegangan ini mengakibatkan terjadinya deformasi plastis. Produk akhir dari proses ini adalah logam plat dan lembaran (sheet), dimana umumnya plat mempunyai tebal lebih dari ¼ in. Lembaran umumnya mempunyai ketebalan kurang dari ¼ in. Tujian utama pengerollan adalah untuk memperkecil tebal logam.Biasanya terjadi sedikit pertambahan lebar, penurunan panjang mengakibatkan pertambahan panjang.

B.  Jenis-Jenis Rolling Mill Machine
1.    Mesin roll dua tingkat (two-high roll mill)
2.    Mesin roll tiga tingkat (three-high roll mill)
3.    Mesin roll empat tingkat (four-high roll mill)
4.    Mesin roll kluster (cluster mill)
5.    Mesin roll tandem (tandem roll mill)

1.    Mesin roll dua tingkat
Mesin roll ini mempunyai diameter sekitar 0,6 sd 1,4 m. Roll ini dapat bekerja secara bolak-balik (reversing) atau searah (nonreversing). Rol yang searah selalu berputar pada arah yang sama dan benda kerja selalu dimasukkan dari sisi yang sama. Roll yang bekerja bolak-balik arah putar roll dapat dibalik, sehingga benda kerja bisa dimasukkan dari sisi yang lain.
1. Lembaran logam bergerak antara rol kemudian dihentikan
2. Arah rol dibalik, benda kerja dimasukkan dari sisi yang lain.
3. Pada interval tertentu logam diputar 900 agar penampang univorm dan butir-butir logam merata.
Keuntungan:
a. Dapat mereduksi luas penampang dalam berbagai ukuran.
b. Dapat diatur kemampuanya sesuai denagn ukuran batangan dan laju reduksi.
Kelemahan:
a. Ukuran panjang batangan terbatas
b. Pada setiap pembalikan siklus pembalikan gaya kelembaman arus diatasi.

2. Mesin roll tingkat tiga
Keuntungan:
a. Tidak diperlukan arah pembalikan arah putar rol, sehingga tidak ada gaya kelembaman yang harus diatasi.
b. Biaya lebih murah dan mempunyai keluasan lebih tinggi dibandingkan dengan mesin rol bolak-balik
Kelemahan:
a. Diperlukan adanya mekanisme elevasi
b. Terdapat sedikit kesulitan dalam mengatasi kecepatan rol
  
3.    Mesin roll tingkat empat
Rol ini menggunakan dua rol dengan diameter lebiuh kecil yang bersentuhan langsung dengan benda kerja dan dua rol pendukung untuk menahan rol yang berdiameter lebih kecil. Biasa digunakan untuk lembaran yang lebar.

4.    Mesin roll kluster
Menggunakan empat rol pendukung dengan dua rol yang langsung berhubungan langsung dengan benda kerja dimana diameternya lebih kecil dibandingkan mesin rol tingkat empat. Penggunaanya sama dengan mesin ol tingkat empat.

5.    Mesin roll tandem
Rol ini menggunakan beberapa pasang rol, sehingga dapat dioperasikan secara kontinu sampai dicapai ketebalan produk yang diinginkan

Operasi Pengerolan yang lain
 

1 komentar:

  1. Jika boleh tau, sumber mengenai tulisan ini didapat dari mana ya? Sudilah kiranya saudara memberi tahu saya, karena ini sangat berguna untuk tugas akhir / skripsi saya. Jika saudara memiliki sumber referensinya, mohon dikim ke email saya : hsetiawan943@gmail.com
    Terimakasih:)

    BalasHapus