Selasa, 11 Januari 2011

Transfer Teknologi


Transfer teknologi adalah serangkaian proses yang meliputi aliran “know-how”, pengalaman dan alat untuk mitigasi dan atau adaptasi perubahan iklim antar pemangku kepentingan yang berbeda termasuk diantaranya pemerintah, perusahaan swasta, lembaga keuangan, lembaga non-profit dan lembaga penelitian/pendidikan.



Alasan Transfer Teknologi

TransfereeTransferor
  1. Investasi R&D rendah atau tidak ada
  2. Dapat cepat digunakan
  3. Resiko teknik dan finansial rendah
  1. Meningkatkan investasi R&D.
  2. Penggunaan teknologi yang tidak seketika.
  3. Penggunaan teknologi yang telah melewati batasnya.



Lingkup Transfer Teknologi

A.  Internasional :
  1. Antar negara maju
  2. Antar negara berkembang
  3. Antar negara maju dan berkembang
B.  Intranasional :
  1. Antar industri
  2. Antar perusahaan


Pola Transfer Teknologi
  1. Sektor primer   : pertanian, pertambangan.
  2. Sektor industri  : substitusi impor, promosi ekspor.


Manajemen Transfer Teknologi
  1. Pemilihan teknologi yang cepat
  2. Pemanfaatan teknologi secara optimal, melalui proses adaptasi, asimilasi peningkatan teknologi, untuk menjaga dan meningkatkan daya saing perusahaan.
  3. Pendekatan adalah kombinasi strategi transfer teknologi dan pengembangan keterampilan teknik lokal.


Beberapa Prinsip Transfer Teknologi
  1. Pemilihan teknologi harus ditentukan berdasarkan kolerasi antara kebutuhan nasional dan sumber daya lokal yang dapat dilakukan.
  2. Teknologi impor diterapkan setelah diadaptasikan dengan kondisi lokal.
  3. Perbaikan, imitasi, dan perbaikan teknologi impor harus dilakukan oleh tenaga terlatih lokal.
  4. Tenaga asing (bukan pasar asing yang terkait dengan program - program bantuan) dapat memberikan training yang efektif bagi pengembangan SDM.


Jenis Linkage (hubungan) Transfer Teknologi

A.  Linkage langsung :
  1.  Operasi perusahaan transnasional.
  2. Perjanjian lisensi.
  3. Penggunaan pakar dan kontraktor asing.
  4. Training di luar negeri.
B.  Linkage tak langsung :
  1. Pembelian mesin, peralatan dan komponen.
  2. Pertukaran informasi pada forum internasional.
  3. Aliran buku, jurnal dan publikasi lain.
  4. Eksibisi dan trade fairs (pameran perdagangan).


Faktor Biaya Tinggi Transfer Teknologi
  1. Direct payment untuk teknologi yang dibeli.
  2. Pembayaran royalti berdasarkan perjanjian kontrak dan lisensi.
  3. Pembayaran dalam bentuk bahan baku atau barang yang telah diproses.
  4. Pembayaran keuntungan untuk kapitalisasi know-how dan repatriasi keuntungan.
  5. Over-pricing impor produk setengah jadi dan peralatan.
  6. Over-invoicing untuk barang atau peralatan yang diimpor.
  7. Dan lain - lain.


Kritik Terhadap Transfer Teknologi

A.  Teknologi yang ditransfer pada umumnya :
  1. Out of date
  2. Tidak menguntungkan bagi negara berkembang (transferee)
  3. Padat modal, boros energi dan polluting
B.   Transfer teknologi meningkatkan hutang dan ketergantungan pada teknologi asing.
C.  Transfer teknologi sebagai suatu proses industrialisasi.
D.  Transfer teknologik menggeser teknologi lokal (indigenous) dan tradisional.


Proses Transfer Teknologi

Komponen :
  1. Transferee (proses pengalihan).
  2. Transferor (orang yang menyerahkan hak).
  3. Obyek (teknologi yang ditransfer).
  4. Saluran (channel/linkage antara transferee dan transferor).
Transfer ke
Dari
Pemerintah
Lembaga
Usaha
Individu
Pemerintah
Pertukaran ilmuan dan perjanjian kerjasama teknologi.
Pembiayaan, peralatan, penelitian, dll.
Pembiayaan dan bantuan lain.
Dukungan program – program pelatihan
Lembaga
Kontrak konsultasi untuk studi masalah spesifik
Perjanjian kerjasama, pertukaran staff.
Suplai dan penjualan proses know-how.
Program – program pelatihan untuk individu.
Usaha
(businesses)
Kontrak turnkey untuk konstruksi pabrik berteknologi tinggi.
Suplai peralatan penelitian, data, dll.
Joint venture, persetujuan lisensi, akuisisi, dll.
Program – program jobs dan pelatihan di perusahaan pembeli.
Individu
Konsultan yang disewa untuk menangani masalah khusus
Staff dan peneliti di universitas, dll. (DN/LN)
Pekerja – pekerja asing, manager dan peneliti asing.
Proyek – proyek penelitian kerjasama dan interaksi profesional lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar