Jumat, 01 Maret 2013

Diagram Sebab-Akibat (Fishbone)


Menurut Gaspersz (2007), diagram sebab akibat adalah suatu diagram yang menunjukkan hubungan antara sebab dan akibat. Diagram sebab akibat sering disebut diagram tulang ikan karena bentuknya seperti kerangka ikan. Diagram ini pertama kali diperkenalkan oleh Prof. Kauru Ishikawa dari Universitas Tokyo pada tahun 1943 (Kuswadi, 2004).

Manfaat lain dari proses pembuatan diagram sebab akibat menurut Kuswadi (2004) antara lain: merupakan latihan dalam menggunakan logika bagaimana mencari faktor-faktor penyebab dan hubungannya dengan akibat, diagram ini merupakan alat dalam diskusi kelompok GKM secara sistematis, dapat diperoleh kemungkinan penyebab yang sebanyak mungkin yang menimbulkan suatu akibat. Pembuatan diagram tulang ikan berdasarkan pengelompokkan sebab-sebab tersebut sering disebut dengan diagram tulang ikan tipe rangkuman sebab.

Selain manfaat dari diagram sebab-akibat, terdapat pula langkah-langkah dalam membuat diagram sebab-akibat. Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat diagram sebab-akibat.
1.    Mulai dengan pernyataan maslah-masalah utama yang penting dan mendesak untuk diselesaikan.
2.    Tuliskan pernyataan masalah pada “kepala ikan” yang merupakan akibat (effect). Tuliskan pada sisi sebelah kanan dari kertas (kepala ikan), kemudian gambarkan “tulang belakang” dari kiri ke kanan dan tempatkan pernyataan permasalahan itu dalam kotak.
3.    Tuliskan faktor-faktor penyebab utama yang mempengaruhi masalah kualitas sebagai “tulang besar” juga ditempatkan pada kotak, kemudian dilakukan statifikasi kedalam pengelompokkan dari faktor-faktor, manusia, mesin, material, metode kerja, lingkungan kerja, pengukuran dll. Kembangkan melalui brainstorming.
4.    Tuliskan penyebab-penyebab sekunder yang mempengaruhi penyebab utama (tulang-tulang berukuran besar) yang disebut “tulang berukuran sedang.
5.    Tuliskan penyebab-penyebab tersier yang mempengaruhi penyebab-penyebab sekunder (tulang berukuran sedang) yang disebut “tulang berukuran kecil”.
6.    Tentukkan item-item yang penting dari setiap faktor dan tandailah faktor-faktor penting tertentu yang kelihatannya memiliki pengaruh nyata terhadap karakteristik kualitas.
7.    Catatlah informasi yang perlu didalam diagram sebab-akibat itu, seperti; judul, nama produk, proses, kelompok, daftar partisipan, tanggal, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar